Beranda » BLOG » Makna Penjor Saat Galungan Umat Hindu

Makna Penjor Saat Galungan Umat Hindu

T Diposting oleh pada 27 Mei 2018
F Kategori , , ,
b Belum ada komentar
@ Dilihat 55 kali

Umat Hindu di Bali pada saat hari raya Galungan pada umumnya membuat penjor. Penjor Galungan ditancapkan pada Hari Selasa/Anggara wara/wuku Dungulan yang dikenal sebagai hari Penampahan Galungan yang bermakna tegaknya dharma. Penjor dipasang atau ditancapkan pada lebuh didepan sebelah kanan pintu masuk pekarangan. Bila rumah menghadap ke utara maka penjor ditancapkan pada sebelah timur pintu masuk pekarangan. Sanggah dan lengkungan ujung penjor menghadap ke tengah jalan.

Bahan penjor adalah sebatang bambu yang ujungnya melengkung, dihiasi dengan janur/daun enau yang muda serta daun-daunan lainnya (plawa). Perlengkapan penjor Pala bungkah (umbi-umbian seperti ketela rambat), Pala Gantung (misalnya kelapa, mentimun, pisang, nanas dll), Pala Wija (seperti jagung, padi dll), jajan, serta sanggah Ardha Candra lengkap dengan sesajennya. Pada ujung penjor digantungkan sampiyan penjor lengkap dengan porosan dan bunga. Sanggah Penjor Galungan mempergunakan Sanggah Ardha Candra yang dibuat dari bambu, dengan bentuk dasar persegi empat dan atapnya melengkung setengah lingkaran sehingga bentuknya menyerupai bentuk bulan sabit.

Menurut Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Balu, Prof.Dr.IGN Sudiana, Senin (5/9/2016), pemasangan penjor adalah sebagai swadharma umat Hindu untuk mewujudkan rasa bakti dan berterima kasih kehadapan Ida Sanghyang Widi Wasa. “Penjor juga sebagai tanda terima kasih manusia atas kemakmuran yang dilimpahkan Ida Sang Hyang Widi Wasa,” ujarnya. Bambu tinggi melengkung adalah gambaran dari gunung yang tertinggi sebagai tempat yang suci. Hiasan yang terdiri dari kelapa, pisang, tebu, padi, jajan dan kain adalah merupakan wakil-wakil dari seluruh tumbuh-tumbuhan dan benda sandang pangan yang dikarunia oleh Hyang Widhi Wasa.

Penjor Galungan adalah penjor yang bersifat relegius, yaitu mempunyai fungsi tertentu dalam upacara keagamaan, dan wajib dibuat lengkap dengan perlengkapan-perlengkapannya.

Dilihat dari segi bentuk penjor merupakan lambang Pertiwi dengan segala hasilnya, yang memberikan kehidupan dan keselamatan. Pertiwi atau tanah digambarkan sebagai dua ekor naga yaitu Naga Basuki dan Ananta bhoga. Selain itu juga, penjor merupakan simbol gunung, yang memberikan keselamatan dan kesejahteraan. Hiasan-hiasan adalah merupakan berjenis-jenis daun seperti daun cemara, andong, paku pipid, pakis aji dll. Untuk buah-buahan mempergunakan padi, jagung, kelapa, ketela, pisang termasuk pala bungkah, pala wija dan pala gantung, serta dilengkapi dengan jajan, tebu dan uang.

Oleh karena itu, membuat sebuah penjor sehubungan dengan pelaksanaan upacara memerlukan persyaratan tertentu dalam arti tidak asal membuat saja, namun seharusnya penjor tersebut sesuai dengan ketentuan Sastra Agama, sehingga tidak berkesan hiasan saja. Sesungguhnya unsur-unsur penjor tersebut adalah merupakan symbol-simbol suci, sebagai landasan peng-aplikasian ajaran Weda, sehingga mencerminkan adanya nilai-nilai etika Agama.

Unsur-unsur pada penjor merupakan simbol-simbol sebagai berikut:
–  Kain putih yang terdapat pada penjor sebagai simbol kekuatan Hyang Iswara.
–  Bambu sebagai simbol dan kekuatan Hyang Brahma.
–  Kelapa sebagai simbol kekuatan Hyang Rudra.
–  Janur sebagai simbol kekuatan Hyang Mahadewa.
–  Daun-daunan (plawa) sebagai simbol kekuatan Hyang Sangkara.
–  Pala bungkah, pala gantung sebagai simbol kekuatan Hyang Wisnu.
–  Tebu sebagai simbol kekuatan Hyang Sambu.
–  Sanggah Ardha Candra sebaga: simbol kekuatan Hyang Siwa.
–  Upakara sebagai simbol kekuatan Hyang Sadha Siwa dan Parama Siwa.(BB)

Sumber artikel& gambar: Baliberkarya

Diposting oleh

Pecinta, penikmat dan penjaga Bali

Belum ada Komentar untuk Makna Penjor Saat Galungan Umat Hindu

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait Makna Penjor Saat Galungan Umat Hindu

Bali Zoo Park Gianyar

T 16 Juni 2018 F , , , A bloggerDK

Pulau Bali salah satu destinasi wisata favorit wisatawan Indonesia. Hampir sebagian besar wisatawan Indonesia saat berlibur ke pulau Bali, akan bersama keluarga terutama anak-anak. Yang menjadi pertanyaan dimanakah tempat wisata keluarga di Bali dan apa saja aktivitas wisata di Bali... Selengkapnya

Garuda Wisnu Kencana

T 30 Mei 2018 F , , , A bloggerDK

Patung Garuda Wisnu Kencana merupakan salah satu ikon Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali Indonesia. Patung ini berada di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Bali. Monumen ini kemudian dikembangkan menjadi sebuah taman budaya lokal dan nasional. Karya pematung kenamaan... Selengkapnya

Solusi Tampil Menawan

T 19 Mei 2018 F , , , A bloggerDK

Belanja merupakan kebutuhan bagi setiap orang, entah itu kebutuhan primer maupun keperluan sekunder. Kalau jaman dahulu orang belanjanya ke toko atau ke pasar, tapi dalam perkembangannya semua mulai berubah. Sekarang serba mudah, tak perlu lagi pergi kemana-kamana sekedar untuk memenuhi... Selengkapnya

+ SIDEBAR
Booking.com


Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.